Langkat, MEDAN EKSPOS,ID |Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Desa Wampu jln Medan tanjung pura km, 44,01 Kecamatan Wampu Kabupaten Langkat propinsi Sumatera Utara diduga menjual BBM menggunakan jerigen, meski sebelumnya terjadi kelangkaan bahan bakar.jumat (13/3/2026)
Berdasarkan laporan masyarakat yang enggan disebutkan namanya,kepada kru media. praktik ini kerap membuat konsumen kecewa karena Bahan Bakar Minyak (BBM ) habis sebelum giliran mereka mengisi.Ironisnya SPBU Wampu 142081160 seolah olah tidak takut kepada aturan hukum.yang berlaku
“Biasanya petugas mulai bermain sekitar pukul 24.00 WIB,tapi kali ini SPBU Wampu terang -terangan pada pagi hari sekitar pukul 10.45 Wib dini hari ,diduga para Pedagang eceran membawa beberapa jerigen untuk di isi BBM untuk di jual kembali kepada pembeli eceran ,seolah – olah SPBU tersebut sepertinya kebal dari hukum atau diduga karena adanya kerja sama dengan oknum penegak hukum ” ujarnya.
Sumber juga menjelaskan bahwa aktifitas penjualan BBM memakai jerigen itu bukan terjadi kali ini ,namun aktivitas penjualan juga kepada sepeda motor yang tangkinya sudah di modifikasi oleh pedagang eceran ,hal tersebut sudah terjadi bertahun tahun lamanya ” cetus sumber.

Untuk membuktikan informasi dari masyarakat, awak media ini mendatangi lokasi, kemudian memantau dari kejauhan dan benar petugas mengisi BBM ke dalam jerigen dan juga sepeda motor yang tangkinya sudah di modifikasi lalu lalang mondar mandir ke SPBU tersebut, kemudian melangsir ke sebuah lokasi penampungan pengepul.
Aksi SPBU menjualan BBM eceran memakai jerigen dan sepeda motor yang telah di modifikasi ini ,pihak pengelola SPBU juga terindikasi berkerja sama dengan oknum penegak hukum agar permainan tersebut lancar untuk penjualan tersebut.
Padahal, sesuai pantauan (yang berhasil dihitung) dari awak media ini ada sekitar beberapa jerigen yang di lansir oleh pedagang kesebuah tempat pengepul.
Namun dari hasil investigasi awak media di lokasi,pihak pengelola SPBU Wampu sampai saat ini belum dapat di konfirmasi lebih lanjut.


•(Tim)












