banner 728x250

KEPALA SMA NEGERI 1 PADANG TUALANG DIKONFIRMASI TERKAIT DANA BOS, TIM MEDIA SEBUT SULIT DITEMUI

banner 120x600
banner 468x60


LANGKAT – MEDAN EKSPOS.COM — Tim media mengaku berulang kali mendatangi SMA Negeri 1 Padang Tualang, yang beralamat di Jalan Batang Serangan, Tanjung Putus, Kecamatan Padang Tualang, Kabupaten Langkat, Provinsi Sumatera Utara. Namun, menurut tim media, kepala sekolah disebut tidak pernah berada di tempat saat mereka datang.


Tim media mengaku telah beberapa kali mendatangi sekolah tersebut untuk memperoleh informasi, khususnya terkait pengelolaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS).
Saat berada di lingkungan sekolah, tim media bertemu dengan beberapa guru dan menanyakan keberadaan kepala sekolah.


“Kenapa oknum kepala sekolah jarang masuk kantor, Bu?” tanya kru media kepada salah seorang guru.
Guru yang tidak bersedia menyebutkan identitasnya tersebut menjelaskan bahwa, sepengetahuannya, kepala sekolah mereka rajin datang ke sekolah.
“Tapi kenapa saya tidak pernah berjumpa dengan Kepala SMA Negeri 1 Padang Tualang, Pak Agus Kuncoro, Bu?” tanya kru media kembali.


Mendengar pertanyaan tersebut, guru itu terdiam sejenak.
Tim media kemudian menanyakan jumlah siswa-siswi yang bersekolah di SMA Negeri 1 Padang Tualang.
“Jumlah siswa kami sekitar 785 orang, Bang. Dan Bapak kami sudah lima tahun lebih menjadi kepala sekolah di SMA Negeri 1 Padang Tualang,” kata guru tersebut kepada kru media.


Tim Media Pertanyakan Plank Rincian Dana BOS
Selanjutnya, kru media menanyakan apakah pihak sekolah telah memasang papan informasi atau plank rincian penggunaan Dana BOS.
“Sudah dibuat plank rincian Dana BOS, Bu?” tanya kru media.


“Setahu saya belum dibuat, Bang. Tapi cobalah Abang tanyakan kembali kepada kepala sekolah kami,” jawab guru tersebut.
Kru media kemudian menjelaskan kesulitannya untuk menemui kepala sekolah secara langsung.
“Bagaimana saya mau bertanya kepada kepala sekolah, Bu? Orang saya susah sekali bertemu dengan kepala sekolahnya,” ujar kru media.


Salah seorang guru kemudian menyarankan agar tim media kembali datang ke sekolah pada keesokan harinya.
Tim Media Mengaku Mengikuti Kendaraan Kepala Sekolah
Keesokan harinya, tim media kembali bergerak menuju SMA Negeri 1 Padang Tualang.
Dalam perjalanan, tim media mengaku berpapasan dengan mobil yang disebut milik kepala sekolah. Mereka kemudian mengikuti kendaraan tersebut hingga tiba di lingkungan sekolah.


Menurut keterangan tim media, kendaraan jenis Toyota dengan nomor polisi yang disebutkan dalam laporan mereka, F.1157, tidak masuk melalui gerbang sekolah, melainkan menuju bagian belakang pekarangan rumah warga di samping musala belakang.
Tim media selanjutnya berupaya meminta tanggapan terkait kondisi sekolah dan pengelolaan Dana BOS SMA Negeri 1 Padang Tualang.


LSM KPK RI Langkat Minta Dana BOS Diaudit
Ketika dimintai tanggapan mengenai persoalan tersebut, Ketua LSM KPK RI Kabupaten Langkat, Agus, didampingi Kabid Investigasi Anwar Nasution dan Bendahara Hasan Ambran, meminta aparat penegak hukum melakukan audit terhadap penggunaan Dana BOS SMA Negeri 1 Padang Tualang.


Mereka meminta agar audit dilakukan terhadap penggunaan Dana BOS sejak tahun 2021 hingga 2025.
Permintaan tersebut disampaikan menyusul dugaan yang mereka soroti terkait pengelolaan Dana BOS di sekolah tersebut.


Hingga berita ini disusun, tudingan mengenai dugaan penyimpangan Dana BOS tersebut masih berupa dugaan dan memerlukan pemeriksaan serta pembuktian oleh pihak berwenang. Konfirmasi dan penjelasan dari Kepala SMA Negeri 1 Padang Tualang, Agus Kuncoro, diperlukan untuk memperoleh keterangan yang berimbang mengenai persoalan tersebut.
(Red/Tim Medan Ekspos)

Penulis

banner 325x300

Tinggalkan Balasan