Langkat, Medanekspos.id |Beredar kabar dari Warga Setempat selama ini oknum Kepsek yang bernama KML.S,Pd diduga tidak ada perubahan sekolah SMP Negeri 1 Pangkalan Susu kecamatan Brandan beras basah Pangkalan Susu kecamatan pangkalan susu Kabupaten Langkat propinsi sumatera Utara kearah yang lebih bagus kondisi bangunan. DPC LSM KPK RI Langkat menduga ada korupsi dana BOS. Untuk itu diminta kepada Kejatisu dan poldasu untuk memeriksa dan memanggil Kepseknya.
Sebab dari pantauan langsung di SMP Negeri 1 Pangkalan Susu dilapangan, masiih banyak asbes dan kaca nako yang rusak dan pecah. Untuk itu tim menyempatkan diri untuk konfirmasi secara langsung pada pimpinan sekolah itu namun sayangnya sang Kepsek tidak ada ditempatnya, selasa (27/01-2026).
Ketika tim media menanyakan pada salah seorang oknum guru tentang keberadaan Kepseknya, beliau mengarahkan pada operator sekolah. Sang! operator mengatakan bahwa Kepsek SMP Negeri 1 susu tidak berada ditempat.
“Kepsek kami tidak ada ditempat bang, dapat kabar pak kepsek ada pertemuan di Dinas Pendidikan,” kata oknum operator.kepada kru media!
Saat bincang bincang dengan oknum operator sekolah, tim media sempat menanyakan berapa jumlah siswa dan siswi disekolah itu. Lalu oknum operator menjawab, jumlah murid ada 617 orang. Dan saat ditanyakan tentang plank Dana BOS, ia mengatakan tidak mengetahui keberadaannya. Lalu ia sarankan untuk menanyakan langsung pada kepseknya.
Menurut informasi Kepsek SMP Negeri 1 berinisial KML sudah 5 tahunan jadi pimpinan di sekolah. Artinya dengan masa jabatan 5 tahun lebih dapat lebih membuat sekolah negeri itu lebih indah dan cantik jika dilihat. Namun asbes sudah ada yang pecah dan kaca nakonya juga.
Setelah selesai konfirmasi tim media permisi pulang dan sebelum pulang disempatkan berkeliling sekolah melihat kondisi bangunan. Ternyata memang benar kata masyarakat banyak asbes dan kaca nako yang pecah tidak terawat.
Ditempat yang terpisah tim media meminta tanggapan dari Ketua DPC LSM KPK RI Langkat Agus Salim didampingi joni sekretaris.dan bendahara Hasan Ambran yang meminta aparat penegak hukum khususnya Kejatisu dan poldasu agar segera memeriksa Kepsek SMP Negeri 1 Pangkalan susu, diduga Selama ini dana BOS ditelap oknum Kepala Sekolah dan tidak ada kemajuan sekolah selama dipimpin oknum kepsek yang bernama inisial KML,UDN
• Tim/Red)











